SERTIFIKASI AMIL
Tingkatkan Kompetensi Kelola Zakat, Pimpinan BAZNAS Ngawi Ikuti Sertifikasi Profesi BNSP di BAZNAS Institute Jakarta
30/01/2026 | Dr. Samsul Hadi, S.HI., M.Pd.IJakarta, 30 Januari 2026 – Guna menguatkan kapasitas kelembagaan dan profesionalitas pengelolaan zakat, seluruh pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi mengikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Sertifikasi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak 26 hingga 30 Januari 2026, ini digelar di BAZNAS Institute, Matraman, Jakarta Timur.
Pelatihan intensif ini merupakan inisiatif Pusat Pendidikan dan Pelatihan BAZNAS Republik Indonesia untuk memastikan para pengelola zakat di tingkat daerah tidak hanya memahami aspek syariah, tetapi juga menguasai kompetensi manajerial, governance, dan akuntabilitas sesuai standar nasional. Sertifikasi dari BNSP, sebagai lembaga resmi pemerintah, nantinya akan menjadi bukti formal atas kualifikasi profesional para peserta.
Ketua BAZNAS Kabupaten Ngawi, Dr. Samsul Hadi, S.HI., M.Pd.I., menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi pengembangan organisasi. "Ini adalah komitmen kami untuk mentransformasi pengelolaan zakat di Ngawi menjadi lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan bekal sertifikasi kompetensi ini, kami bertekad untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat (muzakki) dan memastikan distribusi dana zakat tepat sasaran kepada mustahik," ujarnya saat dihubungi di lokasi pelatihan.
Beliau tidak menghadiri pelatihan sendirian. Turut serta mendampingi, seluruh jajaran wakil ketua, yaitu: Dr. Hamdani, S.Ag, M.A. (Wakil Ketua I), Haris Mustofa, S.H. (Wakil Ketua II), dan Mukti Wibowo, S.E., M.E. (Wakil Ketua IV). Keikutsertaan seluruh unsur pimpinan ini menunjukkan keseriusan BAZNAS Ngawi dalam membangun tim inti yang solid dan berstandar tinggi.
"Materi pelatihan sangat komprehensif, mencakup perencanaan strategis, pengelolaan keuangan syariah, audit internal, hingga teknologi informasi untuk zakat. Ini langsung menyentuh kebutuhan di lapangan," tambah Dr. Hamdani, S.Ajg., M.A., Wakil Ketua I yang membidangi Pengumpulan Zakat.
Pelatihan di BAZNAS Institute yang beralamat di Jl. Matraman Raya No.139, Jakarta Timur ini, menghadirkan para asesor dan praktisi berpengalaman di bidang zakat dan sertifikasi profesi. Para peserta tidak hanya menjalani pelatihan teori, tetapi juga penilaian (asesmen) langsung untuk menguji kemahiran mereka berdasarkan skema kompetensi yang telah ditetapkan.
"Ke depan, dengan pimpinan yang tersertifikasi, BAZNAS Ngawi berpotensi menjadi percontohan dalam tata kelola zakat yang berbasis kompetensi. Ini akan mendorong inovasi dan kolaborasi yang lebih luas untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat di wilayah kami," pungkas Mukti Wibowo, S.E., M.E., Wakil Ketua IV yang membidangi Sumberdaya Manuasia (SDM).
Dengan diperolehnya sertifikasi BNSP oleh para pimpinan, diharapkan dapat menjadi katalis bagi peningkatan kinerja BAZNAS Kabupaten Ngawi secara keseluruhan, memperkuat ekosistem zakat nasional, dan pada akhirnya meningkatkan dampak sosial-ekonomi zakat bagi kesejahteraan masyarakat Ngawi. (bzs.shi)