Pentasaarufan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS)

46 Mahasiswa Penerima Beasiswa Terima Pantasarrufan, Bukti Nyata Zakat Menguatkan Pendidikan di Ngawi

16/01/2026 | Dr. Samsul Hadi,S.H.I., M.Pd.I

Ngawi, 16 Januari 2026 : Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan pantasarrufan (penyaluran) dana beasiswa program unggulan 'Satu Keluarga Satu Sarjana'. Sebanyak 46 mahasiswa penerima manfaat secara simbolis menerima dukungan pendidikan tersebut dalam acara yang berlangsung khidmat, mengusung tema nasional "Zakat Menguatkan Indonesia".

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah dan mitra strategis, menegaskan komitmen kolektif dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Turut hadir Wakil Bupati Ngawi, Dr. Dwi Riyanto Jatmiko, M.H., M.Si; Asisten 1 SETDA Ngawi; Kepala Dinas Sosial Ngawi; Kabag Kesra SETDA Ngawi; Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Ngawi; Pimpinan KCP BSI Ngawi; serta Rektor dan Ketua Perguruan Tinggi se-Kabupaten Ngawi.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Ngawi, Dr. Samsul Hadi, S.HI., M.Pd.I, menyatakan bahwa momentum seperempat abad ini menjadi titik tolak evaluasi dan inovasi. “Dua puluh lima tahun bukanlah waktu yang singkat. Seperempat abad perjalanan BAZNAS telah menorehkan sejarah panjang transformasi pengelolaan zakat di Indonesia, dari yang bersifat konvensional menuju pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa BAZNAS hadir sebagai lembaga negara yang dikelola dengan prinsip Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. “Setiap rupiah yang dipercayakan oleh para Muzaki kepada kami, adalah amanah suci yang harus disalurkan dengan tepat sasaran dan tepat manfaat. Program Satu Keluarga Satu Sarjana ini adalah salah satu bentuk konkritnya,” tegas Samsul Hadi.

Program beasiswa ini tidak hanya sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi terdidik yang nantinya dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka. Hal ini sejalan dengan komitmen BAZNAS Ngawi sebagai ujung tombak pengentasan kemiskinan di Bumi Sedayu Lawas.

Samsul Hadi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang mendukung, mulai dari Pemerintah Daerah, para Muzaki, mitra strategis, relawan, hingga para Mustahik yang menjadi inspirasi. “Memasuki usia ke-25, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat tata kelola, dan memperluas jangkauan layanan. Tujuannya satu: mewujudkan Ngawi yang sejahtera dan mandiri,” paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Dr. Dwi Riyanto Jatmiko memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi BAZNAS. “Penyaluran zakat untuk beasiswa pendidikan ini adalah langkah strategis. Ini bukan hanya membantu di saat ini, tetapi membangun masa depan Ngawi yang lebih cerah. Pemerintah Daerah akan terus mendukung dan bersinergi penuh dengan BAZNAS,” ucap Wabup.

Salah satu perwakilan mahasiswa penerima, Dian Putri Puspitaningtyas, dari perguruan tinggi swasta Kabupaten di Ngawi, menyampaikan rasa syukur dan motivasinya. “Bantuan ini sangat meringankan beban orang tua saya. Ini menjadi penyemangat tambahan untuk saya belajar lebih giat lagi. Insyaallah, setelah lulus saya akan membawa perubahan untuk keluarga dan masyarakat,” tuturnya dengan penuh haru.

Kegiatan pantasarrufan ini menjadi penanda bahwa zakat, apabila dikelola secara profesional dan transparan, memiliki daya ungkit yang luar biasa dalam membangun sumber daya manusia dan memperkuat fondasi bangsa. Melalui program ini, BAZNAS Ngawi tidak hanya merayakan usia ke-25, tetapi juga menanam benih harapan bagi 46 keluarga untuk mencapai kemandirian melalui pendidikan tinggi. (bzs.shi)

KABUPATEN NGAWI

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12